×
×

Search in Mata Mata Musik

Yayasan Milik George Harrison Donasikan 500 Ribu Dollar Untuk Korban COVID-19

Posted on: 03/30/20 at 7:30 am

George Harrison, 1970.
George Harrison, 1970 (Foto: Keystone-France/Gamma-Keystone via Getty Images).

Material World Foundation (yayasan) milik musisi legendaris George Harrison telah menyumbangkan US$ 500 ribu (Rp 8,1 miliar) untuk bantuan korban Covid-19 atau virus Corona. Yayasan ini – yang dimulai oleh sang almarhum anggota The Beatles itu pada tahun 1973 saat merilis album penuh Living in the Material World – menyumbangkan dana tersebut ke COVID-19 Foundation milik MusiCares, Save the Children, dan Medecins Sans Frontieres (Doctors Without Borders).

Baca Juga: Kerennya Led Zeppelin di Mata George Harrison

Selain itu, yayasan ini juga meluncurkan “The Inner Light Challenge,” di mana para pengguna di seluruh dunia dapat sebagian kalimat, verse, atau chorus dari album B Side The Beatles (1968) – yang ditampilkan dalam bentuk video lirik baru. Satu dolar akan disumbangkan kepada dana bantuan pandemi Covid-19 bagi setiap orang yang memposting klip itu dengan tagar #innerlight2020, dengan dana maksimum US$ 100,000 (Rp 1,6 miliar).

Putra dari George Harrison, Dhani, dapat Anda tonton membawakan versi cover lagu ‘The Inner Light’ pada video di atas. “Without going out of my door/I can know all things on earth,” dia bernyanyi, sambil membunyikan sebuah mangkuk Tibet sambil duduk di sofa. “Without looking out of my window/I could know the ways of heaven“.

“Lirik yang dinyanyikan oleh George Harrison ini merupakan pengingat positif bagi kita semua yang sedang isolasi diri, dalam karantina, atau menghormati permintaan umum untuk berlindung di tempat masing-masing,” kata janda George Harrison, Olivia, dalam sebuah pernyataan. “Mari mulai dan tetap terhubung selama masa yang sulit ini. Ada hal-hal yang dapat kami lakukan untuk membantu, dan kami mengundang Anda untuk membagikan ‘Inner Light (cahaya batin)’ Anda”.

Dhani baru-baru ini menghidupkan kembali label rekaman ayahnya, Dark Horse Records, dan memiliki rencana untuk ‘menghidupkan kembali’ materi yang sebelumnya tidak pernah dirilis. “Ini urusan keluarga, seperti kata mereka,” ujar Dhani baru-baru ini kepada Rolling Stone. “Ini lucu – jika Anda seorang tukang ledeng dan ingin ikut serta dalam bisnis pipa keluarga Anda, tidak ada yang akan memikirkan hal itu. Itu akan normal. Tetapi di keluarga kami, bisnis keluarga adalah musik, jadi saya hanya melakukan apa yang ibu dan ayah lakukan. Tidak ada yang membuat kita melakukannya. Tetap kita harus melakukannya”.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Phil May.

Pentolan Pretty Things, Phil May Meninggal Di Usia 75 Tahun

Phil May. (Foto: CoS). Phil May, vokalis lama band rock asal Inggris, Pretty Things, telah meninggal dunia di usia 75 tahun. Menurut The Guardian, Phil May

on May 17, 2020
Johnny Depp dan Jeff Beck

Johnny Depp dan Jeff Beck Rilis Video Lagu Cover ‘Isolation’ John ...

Johnny Depp dan Jeff Beck. (Foto: Rolling Stone). Di samping main rock and roll bersama rocker veteran Alice Cooper dan Joe Perry (Aerosmith) di Hollywood V

on May 14, 2020
Little Richard

Tribute Untuk Little Richard Dari Elton John, Mick Jagger, Bob Dylan, ...

Little Richard di masa aktif bermusik terakhirnya sebelum pensiun. (Foto: Vince Bucci/Getty Images). Berbagai musisi dan selebriti papan atas, bahkan sebagi

on May 11, 2020
Jim Morrison, Paul McCartney, Prince.

Lirik Paul McCartney, Gitar Prince, Jurnal Jim Morrison Dilelang Harga...

Jim Morrison, Paul McCartney, Prince. (Foto: ITV/Shutterstock; Harry Myers/Shutterstock; Ross Marino/Getty Images). Lirik tulisan tangan Paul McCartney untu

on May 5, 2020